Kamis, 30 Agustus 2012

sistem bahan bakar bensin


SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN
A.Bahan Bakar Bensin
                Bahan bakar bensin adalah zat yang sangat dibutuhkan untuk pembakaran di ruang bakar (chombustion chamber)pada setiap jenis mesin.dan bahan bakar yang sering digunakan adalah bensin.
                Bensin harus mempunyai angka oktan tinggi dan mampu menghilangkan karat atau elemen elemen pembentuk Gum(getah) serta ditambahkan beberapa bahan kimia tertentu untuk meningkatkan daya tahan bensin terhadap timbulnya detonasi (knocking) serta mudah menguap akan tetapi tidah boleh terlalu mudah menguap karena dapat menyebabkan terjadinya vapour lock pada saluran bahan bakar

1.OKTAN
                Angka yang menunjukkan ketahanan bensin terhadap detonasi(knocking).semakin tinggi oktan semakin baik pula performan kendaraan.
                Contoh bensin beroktan 100 (iso – octane)artinay memiliki daya tahan tinggi terhadap 100 detonasi dan 100 normal heptane.secara ilustrasi bensin  beroctan 90 berarti bensin tersebut memiliki daya tahan terhadap detonasi sama dengan daya campur iso – octane sebanyak 90 bagian dicampur dengan 10 bagian normal heptane (bahan kimia).
                Contoh nyata masak beras: supaya beras jadi nasi harus dicampur dengan takaran air agar nasi tersebt enak dimakan.angka octan dapat berubah sesuai dengan kondisi cuaca,lama mesin dihidupkan dan jarak tempuh kendaraan.

                Bensin Ada Dua Jenis
1.Bensin Premium memiliki angga octan 88 Ron (Research octane Number)
2.Bensi premix/pertamax  memiliki angka oktan 92 Ron.dari campuran premium dengan bahan aditif MTBE (Metil Tersier Butil Eter)
                Cara mendeteksi bensin yang bercampur dengan minyak tanah dapat dilakukan dengan meneteskan bensin keatas permukaan kaca.bila telah bercampur minyak tanah bensin tidak akan cepat menguap.untuk mengatasi bisa dicampur dengan bensi pertamax atau dengan kapur barus sehingga angka octannya akan naik 10% karena kapur barus mengandung zat napthelena.
                Secara jelas untuk memilih bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi kendaraan dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

2.Detonasi (knocking)
                Detonasi adalh benturan dua penyalaan dalam ruang bakar akibat dari kadar oktan rendah.detonasi terjadi pada saat gas dikompresikan sehingga terjadi peningkatan suhu dalam ruang bakar yang mencapai titik nyala.ketika busi membakar campuran tersebut tidak lama berselang timbul penyalaan dititik terjauh ruang bakar.akibat tekan suhu yang tinggi.detonasi pada motor dapat dideteksi dengan adanya suara nglitik terutama saat mesin panas.contoh gambar detonasi seperti dibawah ini.
                                             

                Pada gambar diatas dapar dijelaskan detonasi akibat penyalaan dini yang disebabkan oleh kualitas bahan bakar yang kurang baik/beroktan rendah.ketika bahan bakar dikompreikan dan dibakar oleh busi,tidak lama berselang terjadi pembakaran ulang oleh dinding silinder/suhu ruang bakar.selain detonasi disebabkan oleh kualitas bahan bakar yang kurang baik,detonasi juga dapat disebabkan oleh kotoran/kerak di dalam ruang bakar,kotoran pada kepala piston.katup(kelep) pada ruang bakar dkk.
                Kerugian Akibat Detonasi
a)       Menurunya tenaga mesin
b)       Merusak komponen komponen mesin termasuk,kepala piston,kepala silinder dan spak.
c)       Timbul panas yang berlebihan dapat berakibat bocornya spak dan oil seal pada mesin.
d)       Mengurangi umur pemakian mesin.
e)       Panas berlebihan (over heating) juga berakibat logam logam pada mesi mengalami deformasi ( perubahan bentuk) atau melengkung cepat aus.
Oto tips bila motor terjadi knocking
a)       Gunakan bensin beroktan tinggi/sesuaikan dengan rasio kompresi seperti pada tabel di atas.
Bisa juga untuk menghemat biaya dicampur dengan kapur barus.
b)       Periksa dan stel ulang karburator dan celah katup sesuai dengan standart secara berkala.
c)       Overhaul kepala silinder dan mekanisme katup,kepala piston,saluran exhaust dan intake manifold.dari kerak dan kotoran dengan menggunakan kertas gosok atau porting dengan BOR TUNE.
d)       Periksa kondisi oli dan ganti secara berkala di setiap 1.500 – 2.000 km.tergantung jenis dan spesifikasi oli.
3.Pengembunan (Vapour lock)
                Pengembunan dapat terjadi karena keadaan temperatur rendah seperti pada malam hari.pengembunan pada tangki dapat berakibat tangki mudah keropos dan kadar air bisa masuk ke saluran sistem bahan bakar menuju karburator.karena air memiliki berat jenis yang lebih besar dari pada bensin.untuk meminimalisasi vapor lock dianjurkan selalu mengisi penuh tangki bahan bakar.selain itu periksa kondisi karet bantalan tutup tangki.

Gambar 1.1 Tutup tangki dan karet tutup tangki.

4.Uap Bensin (Vapour lock)
                Gelembung uap bensin (V bubble) dapat terbentuk antara tangki dan karburator pada saat temperatur naik.dianjurkan membuka dan membersihkan filter bensin pada saat melekukan serfis ringan.

Gambar 1.2 Filter bensin yang wajib dibersihkan ketika serfis ringan.

B.Sistem Bahan Bakar Bensin
                Berfungsi sebagai mencampur udara dengan bahan bakar dan mengirim campuran tersebut dalam bentuk kabut keruang bakar (chombustion chamber) campuran tersebut membentuk zat zat kimia :Karbon monoksida(CO),Karbon dioksida(CO2),Hidro karbon dan nitrogen monoksida.
                Cara pemasukan bahan bakar keruang bakar  ada dua:
1.       Dengan cara dihisap.
Cara memasukkan bensin dan udara dengan konvensional (dengan karburator) bahan bakar akan masuk keruang bakar bila terjadi perbedaan tekanan yang sistem pemasukannya diatur oleh mekanisme katup secara mekanis.
2.       Dengan cara di injeksikan
Cara pemasukan campuran bahan bakar dan udara dengan disemprotkan ke ruang bakar yang diatur oleh injeksi mekanik atau injeksi elektrik(efi).

a)Injeksi Mekanik.
                Injeksi mekanik biasa digunakan pada jenis motor diesel dan beberapa motor bensin.
b)Injeksi Elektronik(efi)
                Perbedaan injeksi mekanik dan elektronik yaitu pada pengaturan pemasukan udara dan penyaluran bensin yang dilakukan oleh ECU/Biasa disebut EFI.Pada sistem ini dilengkapi dengan pompa bensin elektronik yang mampu menyalurkan bensin langsung dari tangki ke setiap injektor dan mengembalikan kelebihan bensin yang tidak dibutuhkan supaya kembali ketangki melalui pressure regulator.
                Efi memiliki sensor untuk memantau induksi volume udara,sinyal pengapian,posisi katup gas yang dikirim oleh sinyal dan diolah oleh ECU.Hasil olahan data menentukan besarnya bahan bakar yang diinjeksikan ke ruang bahan bakar .pada sistem penyemprotan langsung (direct injection).jika menggunakan  PC (prechombustion chamber) bahan bakar disalurkan ke pc sebelum disemprotkan sehingga pembakaran lebih sempurna dan bensih walau bahan bakar lebih boros.         

Gambnar 1.3 Aliran bahan bakar sistem injeksi pada honda PGM - FI
               
Komponen efi dibagi menjadi tiga bagian
1.       Komponen sistem bahan bakar terdiri:
Ø  Tangki bahan bakar.
Ø  Pompa bensin
Ø  Saringan
Ø  Pipa penyalur
Ø  Pengatur tekanan
Ø  Injektor
2.       Komponen sistem induksi udara digunakan untuk mengatur volume udara yang diperlukan dalam proses pembakaran,terdiri dari:
Ø  Saringan udara
Ø  Air flow meter
Ø  Katup udara

3.       Komponen kontrol elektronik (ECU) digunakan untuk menentukan lama selang waktu injeksi.terdiri dari:
Ø  Relay pemacu daya komputer
Ø  Relay pengatur pompa bahan bakar.
Keunggulan EFI dari pada model KARBURATOR.
1.       Pembentukan bahan bakar yang lebih persisi
2.       Pendistribusian bahan bakar keruang bakar lebih tepat karena di kontrol oleh computer yang disesuaikan dengan putaran mesin.
3.       Gas buang dan kemampuan tenaga motor dapat dikontrol
4.       Perbandingan campuran udara dan bahan bakar dapat diperoleh pada setiap mesin.
5.       Pemakean bahan bakar lebih ekonomis
6.       Mesin mudah dihidupkan pada temperatur rendah karena dilengkapi dengan injektor stat dingin.
7.       Penghentian bahan bakar ketika deselarasi dari RPM tinggi ke rendah lebih akurat sehingga mencegah campuran bahan bakar menjadi gemuk.



























LEMBAR KERJA SISWA

Jawablah dengan singkat dan tepat  soal soal dibawah ini.

1.       Jelaskan yang dimaksud dengan bahan bakar bensin!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2.       Jelaskan pengertian angka oktan dan permasalahan yang terjadi pada kendaraan apabila angka oktan bensin tidak sesuai dengan kebutuhan kendaraan!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3.       Jelaskan pengertian dan proses terjadinya detonasi  menurut  anda!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4.       Apa yang dimaksud dengan knoking dan akibat yang ditimbulkan pada mesin yang mengalami knoking!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
5.       Jelaskan pengertian dari karburator dan kegunaan nya pada mesin!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
6.       Sebutkan jenis jenis karburator yang banyak dipakai pada kendaraan!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
7.       Jelaskan mekanisme sistem injeksi mekanik!
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
8.       Sebutkan macam macam injeksi bahan bakar yang kamu kenal!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
9.       Jelaskan yang dimaksud dengan electronik fuel injection!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
10.    Sebutkan perbedaan sistem injeksi mekanik dan injeksi elektris!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
11.    Apa yang kamu lakukan untuk merawat dan menjaga agar kendaraan kamu tetap pada kondisi prima,
(minimal 5 jawaban)!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................






Nama                             :


KELAS                           :


PROGRAM KEAHLIAN :
NILAI
TANGGAL

PARAF
ORANG TUA
INSTRUKTUR


SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN PADA SEPEDA MOTOR
A.FUNGSI BAHAN BAKAR.
Secara kusus fungsi bahan bakar adalah:
1.       Sebagai penyuplai bahan bakar
2.       Membersihkan bahan bakar dari kotoran kotoan dan uap air.
3.       Merubah bahan bakar cair menjadi gas(dicampur dengan udara).
4.       Mengatur suplai bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mesin.

B.KOMPONEN KOMPONEN SITEM BAHAN BAKAR DAN FUNGSINYA.
1.Tangki bahan bakar.
Gambar 1.4 Komponen sistem bahan bakar sepeda motor(tangki)
berfungsi sebagai tempat/penampung bahan bakar.pada tangki dilengkapi   dengan beberapa komponen,diantaranya:
   a).Tutup tangki berfungsi sebagai penutup saluran pengisian bahan bakar dan sebagai penutup bahan bakar supaya tidak terkontaminasi o9leh air dan kotoran.pada tutup tangki terdapat sekat(karet)secara berkala harus diperiksa.
b).Saluran udara(ventilasi udara),berfungsi sebagai saluran udara supaya udara dapat masuk kedalam tangki agar bahan bakar dapat mengalir ke pompa bahan bakar/karburator.
c).Kran bahan bakar berfungsi sebagai pemutus dan penyambung aliran bahan bakar dari tangki ke karburator.pada jenis motor tertentu kran bahan bakar dipasang(berhubungan langsung)dengan karburator,contohnya pada motor supra,grand dll.Pada jenis sepeda motor tertentu tidak menggunakan kran bahan bakar.tetapi menggunakan pompa bahan bakar dengan prinsip kerja kevakuman.motor yang menggunakan pompa bensin vakum mempunyai tiga buah slang,slang satu dihubungkan dengan tangki,satunya ke intake manifold dan yang satu ke karburator.Bensin dapat mengalir ke karburator bila ada hisapan dari piston didalam silinder(ketika motor hidup/poros engkol berputar).
  
Gambar 1.5 Kran bensin pada sepeda motor jenis supra dan GL Series.

d).Pelampung bahan bakar berfungsi sebagai pemberi tanda kepada pengendara tentang banyak/sedikitnya jumlah bahan bakar didalam tangki.pelampung ini dihubungkan oleh sebuah rangkian(dibahas terpisah),sehingga pengendara tinggal melihat di odometer pada kepala sepeda motor.

     
Gambar 1.6 Pelampung dan letak pelampung pada sepeda motor.
2.Saluran bahan bakar(slang bahan bakar)berfungsi sebagai saluran perpindahan bahan bakar dari tangki ke pompa/kran atau ke karburator.pada sepeda motor tertentu dipasangkan filter bahan bakar yang bertujuan untuk menyaring bahan bakar dari kotoran/air sebelum masuk ke karburator.letak pemasangannya pada slang setelah pompa bahan bakar(diantara slang dari pompa yang menuju karburator).pemasangannya pun jangan sampai kebalik.tanda panah harus sesuai dengan aliran bahan bakar.saringan ini harus dibersihkan secara berkala.cara membersihkannya filtar bahan bakar adalah  cabut filtar dari slang,kemudian isi dengan bensin,setelah itu dengan posisi terbalik ketuk filter,kotoran akan keluar.lakukan berulang2 sampai bersih.jangan lupa pasang kembali.
3.Karburator berfungsi sebagai untuk merubah bahan bakar cair menjadi gas(dibahas terpisah).
  
Gambar 1.6 Karburator kotak dan karburator GL Series.

4.Saringan udara berfungsi sebagai memisahkan/menyaring udara dari kotoran yang masuk ke karburator dan intake manifold.udara yang masuk ke karburator harus benar benar bersih.udara yang kotor dapat menyumbat saluran saluran pada karburator dan intake manifold.selain itu,udara yang kotor dapat mempercepat penumpukan kerak pada ruang bakar(kubah)bila dibiarkan akan menyebabakan kerusakan pada settengan katup,kepala piston,ring piston dll.
Saringan udara ada dua jenis:
   a).Saringan udara dari bahan busa(urethane).
        Saringan udara jenis ini mudah rusak.setiap melakukan servis ringan harus dibuka dan di cek kondisinya.Cara perawatannya adalah:masukkan busa ke  dalam bensin bersih(dg cara disirami bensin)setelah itu peras dan keringkan/bisa di semprot dengan angin compressor.ingat,bila busa filter rontok harus diganti dengan yang baru(harga original 15 ribu,yg biasa 4 ribu.
 

Gambar 1.7 Saringan udara GL Series dan Honda supra,crypton.
b).Saringan udara dari bahan elemen kertas.
Perbedaan utama dengan saringan berbahan busa adalah waktu melakukan perawatan.bila saringan dari bahan busa dapat dibersihkan dengan bensin,kalau dari elemen kertas ada cairan khusus.jangan sekali kali dibersihkan dengan bensin krn dapat merusak elemen kertas itu sendiri.bila tidak memiliki cairan,cukup diketok ketok ke papan rata kemudian semprot dengan udara compressor.waktu penyemprotan jangan sampai kebalik.
 

Gambar 1.8 Filter udara dari bahan kertas.

C.KARBURATOR.

Gambar 1.9 Carburator tipe cub

Gambar 1.10 Karburator tipe sport
Pada dasarnya fungsi karburator adalah untuk merubah bahan bakar cair menjadi gas.hasil campuran
bahan bakar dengan gas yang idial adalah 1:15 yaitu satu bagian bahan bakar dan 15 bagian udara.yang mempunyai arti satu bagian bahan bakar akan terbakar habis dengan 15 bagian udara(dengan kadar oxygen ± 35℅).sistem bahan bakar harus tetap mempertahnkan campuran idial tersebut disetiap putan mesin.campuran kaya(1:≥15).akan menimbulkan polusi udara dan pada saluran buang(knalpot)timbul asap hitam.campuran miskin(1:≤15) akan menyebabkan detonasi(knocking),mesin cepat panas dan memperpendek usia komponen kpmponen mesin.terutama oil seal cepat bocor.mesin mati mendadak,tersendat pada putaran atas.bila dibiarkan terus akibat yang parah dari campuran yang miskin adalah mesin akan macet(nge_jem)dan banyak lagi akibatnya.untuk mengetahui tepat tidaknya campuran bahan bakar dapat dilihat dari hasil pembakaran pada ujung busi.bila ujung busi coklat kemerah an,berarti campuran bahan bakar tepat,bila ujung busi hitam arang berarti terlalu banyak campuran bahan bakar(boros).dan bila ujung busi putih/kepucatan berarti terlalu banyak campuran udara(terlalu irit bahan bakar).
Untuk proses pengkabutan bahan bakar cair menjadi gas diperlukan tambahan udara,komponen komponen pendukung dan perbedaan tekanan.Prosesnya sebagai berikut:
1.       Kaidah perbedaan tekanan.
 Kita bisa membayangkan bahwa karburator berdasarkan perbedaan tekanan.ada tiga unsur yang menjadi dasar kerja karburator.
a.       Tekanan atmosfir.
Tekanan atmosfir adalah tekanan udara disekitar kita.tekanan pada air laut 14,7 Psi/inchi(pound persquare inchi)(100 kpa).
b.       Vacum.
 Pengertian vacuum adalah hampa/tidak ada udara dalam suatu ruangan tertutup.didalam mesin saat  piston bergerak dari TMA ke TMB(pada langkah hisap)akan terjadi kevacuman pada ruang silinder dan menyebabkan perbedaan tekanan udara aehingga udara akan mengalir masuk ke dalam silinder.
Gambar 1.11 Kevacuman didalam silinder
c.        Venturi


Gambar 1.12 Aliran udara didalam venture.

Venturi adalah saluran sempit pada karburator yang bertujuan untuk mendapatkan suatu perbedaan tekanan  didalam karburator.semakin cepat udara bergerak disaluran venture,semakin rendah tekanan yang dihasilkan dan mengakibatkan bahan bakar yang ada pada ruang karbu dapat terhisap dan menghasilkan gas percampuran bahan bakar tersebut.

2.BAGIAN BAGIAN KARBURATOR NAMA DAN FUNGSINYA.
 
a.       Ruang bahan bakar.
 Ruang bahan bakar berfungsi sebagai penampung bahan bakar dari tangki yang dikendalikan   oleh pelampung dan jarum pelampung.

 
Gambar 1.13 Karburator dan mangkuk karbu

b.       Pelampung karburator (float) dan jarum pelampung.
Pelampung berfungsi untuk mengatur /mengontrol pergerakan jarum pelampung berdasarkan jumlah bahan bakar yang terdapat di dalam ruang bahan bakar (mangkuk karbu).bila jarum pelampung tidak dalam kondisi bagus (ujung jarum aus,retak)berakibat banjir/nglotor pada karburator.periksa kondisi jarum dan dudukan jarum pelampung,bila jarum aus harus di ganti,bila dudukannya yang kotor cukup diskir menggunakan batang korek kayu.

           

Gambar 1.14 Pelampung karburator dan komponennya.
c.        Choke valve
Berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar,terutama pada saat kondisi dingin.bentuk dan model choke beragam,ada yang menggunakan inner cable ada juga yang berupa lempengan plat yang ditempatkan di dalam saluran venturi pada karburator.seperti gambar dibawah ini.
 

Gambar 1.15 Model choke pada karburator keihin dan choke dengan kabel pada karburator mio.
d.       Piston valve(throttle valve)
Gambar 1.16 Piston valve dan kelengkapannya.
               
Fungsi piston valve adalah:
a.       Mengatur besar kecilnya saluran venturi
b.       Mengatur besar kecilnya jumlah gas yang masuk ke dalam silinder engine.
c.        Mengubah putaran engine
d.       Mempertahankan kecepatan engine(kendaraan)pada beban yang berbeda.

Piston valve dilengkapi dengan jarum skep(jet  needle) yang berfungsi mengatur jumlah bahan bakar yang keluar dari saluran utama(main jet) pada setiap putaran mesin.jarum skep sndiri memiliki lima posisi pengaturan,seperti gambar dibawah ini:
1.       Ukuran irit,posisikan circlip(kancingan) di nomer satu atau dua dari atas.
                                                                        Gambar 1.17  Posisi kancingan pada jarum skep.

2.       Ukuran standart posisikan circlip (kancingan) di nomer 3 dari atas.
3.       Ukuran boros posisikan kancingan di nomer empat atau lima dari atas.
                                                                                                           
Gambar 1.18 Penempatan jarum skep pada sepeda motor suzuki smash.

e.       Main jet
Berfungsi untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar yangsesuai pada semua tingkat kecepatan mesin pada putaran tinggi.main jet berhubungan langsung dengan jarum sekep.sebagai dudukan main jet dipasang sebuah selumbung atau disebut needle jet.
Perhatikan gambar main jet dan hafalkan bentuknya seperti gambar dibawah ini.
 
Gambar 1.19 Main jet dan posisinya pada karburator.

f.         Slow jet
            Berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder pada saat putaran mesin   langsam.
 
Gambar 1.20 Pilot jet dan letak pada karburator.

g.       Piston valve screw(baut stelan gas)
Berfungsi untuk mengatur besar kecilnya posisi piston valve (gas) pada saat mesin pada putaran
langsam.
                    Gambar 1.21 Letak baut setelan gas pada motor F1 – ZR

h.       Pilot screw(baut setelan udara)
berfungsi untuk mengatur jumlah aliran udara untuk mendapatkan campuran yang tepat pada saat putaran langsam
,sedang dang tinggi.
                        
Gambar 1.22 Letak baut setelan udara pada motor yamaha dan supra x 125(tanda merah)
Ingat!!!!
Waktu membuka baut stelan udara perhatikan dan hafalkan komponen komponennya(pegas,0ring,washer/ring)jangan sampai hilang salah satunya.komponennya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 1.23 Baut stelan udara dan komponennya.

TABEL STELAN UDARA BERBAGAI MEREK SEPEDA MOTOR
JENIS MOTOR
MERK KARBURATOR
JUMLAH PUTARAN KE ARAH LUAR
GN – 5,NF 100

FD 110,XCD 110

RX – K,RX – S

TIGER SERIES

GL – NEWTECH

YAMAHA MIO

HONDA VARIO

YAMAHA F1 – ZR

SUZUKI THUNDER
KEIHIN # A

MIKUNI # A

MIKUNI # A

KEIHIN  # A

KEIHIN # A

MIKUNI # A

KEIHIN # A

MIKUNI # A

MIKUNI VACUM # A
1 ½ PUTARAN KEARAH LUAR.

1 ½ PUTARAN KEARAH LUAR

2 DAN 2 ½ PUTARAN KEARAH LUAR.

2  ½ PUTARAN KEARAH LUAR

2 ¼ PUTARAN KEARAH LUAR

2 ¼ PUTARAN KEARAH LUAR

2 PUTARAN KEARAH LUAR

1 ½ PUTARAN KEARAH LUAR.

1 ½ PUTARAN KEARAH LUAR


                Stelan tersebut dapat berubah tergantung dari kondisi stelan celah katup(kerenggangan) dan kondisi kapasitas mesin.lebih bagusnya setelah melakukan penyetelan baik karburator dan katup(kelep) hidupkan mesin beberapa detik kemudian matikan buka busi dan lihat ujungnya.bila ujung busi berwarna hitam setelan celah katup terlalu rapat,bila berwarna putih setelan celah katup terlalu renggang.bila berwarna hitam arang setelan pilot air screw terlalu rapat.lakukan penyetelan ulang bila dirasa belum pas.

I.                     Pompa akselerasi.
Berfungsi untuk menambahkan jumlah bahan bakar saat engine mengalami perubahan kecepatan dari putaran rendah ketinggi.penambahan bahan bakar lewat pompa akselerasi ini diperlukan,ketika piston valve terangkat secara tiba tiba kevakuman akan turun sehingga suplai bahan bakar akan berkurang.selainitu berfungsi sebagai mencegah terjadinya penurunan tenaga (mbeggok).karburator yang menggunakan pompa ini hanya digunakan pada sepeda motor jenis sport dan berkapasitas mesin besar.misalnya pada sepeda motor Honda tiger,Gl series dan  lain lain.penempatan dan bentuk pompa akselerasi pada sepeda motor dapat dilihat seperti gambar dibawah ini.

Gambar 1.24 Pompa akselerasi pada honda GL SERIES yang dilingkari merah

3.CARA KERJA KARBURATOR
a.       Putaran langsam (idle speed).
Putaran langsam adalah putaran mesin terendah tanpa beban sesuai dengan sepesifikasi pabrik.rata rata untuk putaran idle sepeda motor jenis cub ± 1.400 rpm.adapun cara kerjanya sebagai berikut:
·         Piston valve tertutup, udara mengalir melalui slow air bleed menuju saluran slow jet.
·         Udara bercampur dengan bahan bakar dari saluran slow jet menuju ruang bakar.

b.       Putaran menengah.
Putaran menengah adalah mesin berputar kira kira setengah dari putaran maximum mesin atau setengah putaran gas.komponen yang bekerja pada putaran menengah adalah:
·         Saluran venturi yang terbentuk setengah dari venturi maksimum.
·         Udara mengalir melalui saluran venturi dan slow air bleed.
·         Jarum skep/jet needle terangkat mengikuti pergerakan piston valve.
·         Bahan bakar mengalir melalui main jet dan slow jet.
·         Piston valve dan needle jet
Aliran Udara dan Bahan Bakar

 
Posisi Jet Needle terhadap Main Jet
                              Gambar 1.25 Aliran udara pada saat putaran menengah.

c.        Putaran tinggi (gas pol)
Putaran tinggi adalah mesin berputar pada putaran maximum dimana posisi piston valve dan jarum sekep terangkat penuh.seperti gambar dibawah ini.
·         Piston valve terbuka penuh.
·         Jarum skep terangkat seluruhnya.
·         Udara mengalir seluruhnya melalui venturi dan main air bleed
  • Venturi maksimum
  • Jet needle terangkat penuh
  • Saluran utama (main jet)
  • Main air bleed
Suplai Bahan Bakar Melalui Main Air Bleed




Gambar 1.26 Posisi jarum skep dan trottle valve terangkat penuh pada saat putaran tinggi.

                Maim air blade bertujuan untuk menyuntikkan menambah udara ke dalam aliran pada saat putaran tinggi.sekaligus mengontrol emisi gas buang.dan meningkatkan efesien bahan bakar.istilah lain untuk ini adalh koreksi campuran bahan bakar (mix correction passage).
4.Karburator TPFC(Trancient Power Fuel Control)
                Hanya kelas motor tertentu menggunakan karburator TPFC yang dilengkapi dengan pompa akselerasi yang artinya pengendalian bahan bakar pada saat terjadi penambahan tenaga secara tiba tiba.TPFC ini digunakan untuk menyuntikkan bahan bakar tambahan ketika piston valve dibuka tiba tiba.sehingga engine tidak mengalami penurunan tenaga.

Gambar 1.27 Karburator dengan TPFC.
a.       Komponen komponen TPFC.
·         Diafragma berfungsi sebagai pompa.
·         Tuas pompa,secara tidak langsung berhubungan dengan gas tangan,bila gas tangan bergerak tuas akan menggerakkan atau menekan pompa.
·         IN –LET chek valve adalh katup satu arah katup ini hanya mengijinkan bahan bakar masuk keruang pompa.
·         Out –let chek valve,sebagai katup pengeluaran bahan bakar.
·         Accelerator nozzle mempunyai lubang yang kecil sewaktu bahan bakar ditekan oleh pompa bahan bakr akan keluar berupa semburan yang langsung ke ruang venturi.
·         Rumah pompa untuk menempatkan komponen komponen pompa dan tempat berlangsungnya proses pemompaan.
b.       Cara kerja TPFC
·         Pada saat gas tangan posisi minimum,pompa berada pada posisi diatas(gambar 1.27 sebelah kanan)ruang pompa terisi.ketika gas dibuka tiba tiba diafragma menekan katup bola in – let sehingga saluran masuk tertutup.pada saat bersamaan katup bola out – let terbuka sehingga bahan bakar diteruskan ke nozzle .bahan bakar keluar lewat nozzle berupa semburan(spry) kejadian sebaliknya bila gas tangan ditutup mengakibatkan katup bola in – letterbuka akibat kevakuman dalam ruang pompa.secara bersamaan bahan bakar masuk mengisi ruang pompa.gerakan gas tangan mengakibatkan pengisian dan penginjeksian bahan bakar dalam pompa yang secara tidak langsung dilakukan oleh tuas pompa.

5.Karburator ACV(AIR CUT VALVE)
            Karburator jenis ini bertujuan untuk mengatasi terjadinya ledakan pada knalpot saat putaran mesin turun dari putaran tinggi ke putaran rendah.ledakan ini terjadi karena campuran bahan bakar terlalu bnyak unsur udaranya.seperti pada gambar dibawah ini yang rata rata sering terjadi pada motor metik.
                                                                                                                                                                                                                                               

                       

Gambar 1.28 Lubang aliran udara yang menuju ACV
·         FUNGSI BAGIAN BAGIAN DARI ACV
a.       Membran berfungsi untuk menutup dan membuka kelep (katup) saluran udara yang menuju spuyer kecil.
b.       Salauran udara untuk vakum berfungsi mengalirkan kevakuman menuju membran.
c.        Saluran udara menuju spuyer kecil,berfungsi untuk menambah campuran udara yang diproses oleh spuyer kecil.
·         PRINSIP KERJA ACV
a.       Pada saat putaran mesin menengah/tinggi
Ø  Udara luar masuk kedalam saluran menuju spuyer kecil melalui kelep/katup yang terbuka.karena ada tekanan oleh membran.
b.       Pada saat putaran mesin menurun dari RPM tinggi ke RPM rendah.
Ø  Terjadi kevakuman dalam ruang karburator bagean inlet pipe,oleh adanya piston gas tertutup.
Ø  Kevakuman ini akan menghisap membran melalui saluran.sehingga membran tertarik dan kelep tertutup karena tidak ditekan oleh membran.
Ø  Dengan tertutupnya kelep maka udara luar yang menuju spuyer kecil akan tersumbat,sehingga bahan bakar yang keluar dari spuyer kecil akan menjadi kaya dan tidak akan terjadi ledakan pada knalpot.

Gambar 1.29 Prinsip kerja ACV

Gambar 1.30 Karburator jenis sport.

TROBLE SHOOTING KARBURATOR.
1.KARBURATOR BANJIR (NGLOTOR)
a.       Penyebab:
·         Jarum pelampung aus
·         Plat pelampung kurang nekan kejarum pelampung dan rumah jarum pelampung
·         Baut pembuaangan bensin kotor/aus
LANGKAH KERJA

·         Diganti
·         Di stel gerak bebas pelampung.

·         Diamplas/ganti
2.Motor mati sendiri ketika putaran idle/langsam.
a.       Penyebab
·         Saluran udara kesepuyer pilot jet tersumbat/kotor
·         Spuyer pilot jet tersumbat atau kotor
·         Stelan katup terlalu rapat
·         Bibir katup mengalami kebocoran(kompresi bocor).
*Bila kebocoran terlalu besar berakibat,motor susah dihidupkan.

·         Titik pengapian dan top kompresi belum tepat.
·         Baut stelan udara kurang tepat
·         Baut stelan gas terlalu kendor
·         Posisi penahan jarum sekep tidak tepat.
Langkah kerja

·         Bersihkan dengan inner cable.
·         Bersihkan
·         Stel ulang
·         Perlu melakukan pembongkaran silinder head dan pensekiran katup.bila setteng katup terlalau dalam perlu melakukan perbaikan.
·         Stel kemabali
·         Stel kembali
·         Stel kembali
·         Stel kembali
3.Putaran idle terlalu tinggi/mbandang
a.       Penyebab
·         Jarum skep aus/bengkok
·         Ada kebocoran pada packing karbu dan manifold.
·         Baut pengikat karbu dan manifold kurang rapat


·         Ukuran spuyer main jet terlalu besar/rusak
·         Stelan udara ke pilot jet terlalu besar.
·         Kabel gas cacat
·         Baut setelan gas terlalu rapat
·         Piston valve dan pegas pston valve rusak(baret/putus)
·         Letak kancingan jarum skep belum tepat
*Intinya bila terjadi putaran tinggi(mbandang) terlalu banyak campuran angin/udara dari pada bahan bakar.
Langkah kerja

·         Di ganti
·         Diganti
·         Dikuatkan kembali,bila drat dol/ngeloos atau rusak harus diperbaiki dengan cara di senai.
·         Ganti karbu
·         Stel ulang.
·         Ganti satu pc
·         Stel ulang
·         Ganti

·         Posisikan yang paling tepat.

4.Motor terasa standart/brebet ketika motor mau berakselerasi
a.       Penyebab
·         Stelan pilot air screw terlalu kendor.
·         Karburator dalam kondisi nge choke


·         Campuran bahan bakar dan minyak pelumas terlalu banyak minyak pelumas (untuk motor dua langkah)

·         Bunga api lemah pada ujung busi.


·         Busi setengah mati.






·         Stelan jarum skep tidak tepat.
·         Sistem pengapian lemah
Langkah kerja

·         Stel sesuai dengan standart
·         Kembalikan posisi choke ke posisi semula.perlu perawatan kusus untuk choke model inner cable.
·         Stel pompa oli pelumas,bial masi berbarti ada kerusakan pada seal kruk as/bosh kruk as.
·         Ganti busi,setelah di chek komponen komponen pengapian semuanya dalam kondisi bagus.
·         Untuk mengetahui busi setengah mati,cukup dengan melihat api yang keluar dari ujung elektroda busi.bila api keluar dari samping elektroda/bukan dari ujung elektroda berarti busi kondisi setengah mati.
·         Stel kembali
·         Periksa satu persatu komponen komponen pengapian.mulai dari alternator,cdi,regulator,coil/bobin dkk.








I.JAWABLAH PERTANYAAN DIBAWAH INI DENGAN TEPAP DAN SINGKAT.

1.       Jelaskan fungsi dari sistem bahan bakar!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2.       Apa pengertian dari campuran kaya dan miskin,dan berakibat bagaimana pada performance mesin!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3.       Jelaskan terjadinya proses perubahan bahan baka rcair menjadi gas pada karburator!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4.       Jelaskan kegunaan pelampung pada karburator!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
5.       Sebutkan komponen komponen karburator yang bekerja ketika engine pada putaran:
a.       Idle(langsam)!
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
b.       Menengah/sedang!
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
c.        Tinggi/gas full!
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
6.       Beberapa sepeda motor menggunakan karburator tipe TPFC.Jelaskan cara kerja TPFC dan untuk apa TPFC digunakan!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
7.       Jelaskan perbedaan karburator tipe TPFC dan ACV!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
8.       Sebutkan fungsi dari komponen komponen ACV!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
9.       Sebutkan komponen komponen karburator tipe sport!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
10.    Jelaskan urutan pembongkaran karburator pada sepeda motor GL series dan Yamaha jupiter z!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................



NAMA                              :



KELAS                             :


PROGRAM KEAHLIAN    :




NILAI
TANGGAL


PARAF
ORANG TUA
INSTRUKTUR


                                                                 BAB II
MESIN DAN KOMPONEN KOMPONEN UTAMA.
A.Komponen Utama Pada Mesin
                Komponen utama pada mesin sepeda motor
1.       Kepala silinder (cylinder head )
Gambar 1.1 Proses pensekiran pada silinder head(silinder kop)

2.       Blok silinder (cylinder blok)
Gambar 1.2 Pembongkaran silinder blok
3.       Bak engkol (crankcase)




Gambar 1.3 Bak engkol


                Ketiga komponen tersebut merupakan tulang punggung bagi sepeda motor.Dimana kepala silinder sebagai ruang bakar dan tempat busi,mekanisme katup dan poros cam serta komponen komponen lain.Blok silinder sebagai penerus tenaga dari hasil pembakaran ,juga berfungsi sebagai tempat piston.ring piston.untuk mengkompresikan gas supaya menghasilkan pembakaran yang bertekanan tinggi di dalam ruang bakar (kubah).bak engkol terdapat komponen komponen di dalamnya,dari poros engkol,mekanisme kopling,gigi transmisi,juga sebagai pemnampung oliyang berfungsi sebagai pelumas komponen mesin dan pendingin mesin.

1.Kepala Silinder(cylinder head)
                Kepala silinder bertumpu pada(berhubungan) pada bagian atas blok silinder.titik tumpunya dihubungkan dengan diikat oleh empat mur dan empat buah ring untuk mencegah kebocoran kompresi dilengkapi dengan gasket silinder kop diantara silinder kop dan silinder blok.
Gambar 1.4 Bentuk silinder head honda GL series


2.       KOMPONEN KOMPONEN PADA SILINDER HEAD(KOP)
Di dalam silinder head terdapat komponen pendukung untuk menopang kerja mesin.diantaranya komponen yang ada pada silinder head pada motor 4 langkah adalah:
1.       Poros cam (Noken as)
Gambar 1.5 Noken as
                Noken as/poros cam berfungsi sebagai pengatur untuk membuka dan menutup mekanisme katup.

2.       Katup (kelep)
Gambar 1.5 Katup/klep
Katup berfungsi sebagai pengatur atau jalan pemasukan gas baru dari karburator menuju ruang bakar.dan sebagai penyalur sisa gas yang telah dibakar oleh busi menuju knalpot(exhaust port).
3.       Pegas katup(per kelep).
Gambar 1.6 Pir kelep(pegas katup) dan settengan katup
Berfungsi sebagai pengembali katup setelah membuka selain itu sebagai perapat antara bibir katup dan settengan katup supaya tidak terjadi kebocoran kompresi.
4.       Bosh katup (valve guide)

Gambar 1.7 Bosch katup
                Berfungsi sebagai penopang batang katup.batang katup dan bosch katup harus rapat,tidak boleh longgar.

5.       Seal katup(SEAL OLI).
Gambar 1.8 Seal katup(sil kelep)
Berfungsi sebagai penyekat oli supaya oli tidak masuk keruang bakar melalui batang katup,bibir katup dan settengan katup.
6.       Kancingan dan penahan per katup(kuku katup)
                                                                                                           
Gambar 1.9 Big valve daytona 1 pc.
7.       Settengan katup(dudukan bibir katup)
Berfungsi sebagai dudukan bibir payung katup agar tidak terjadi kebocoran kompresi.settengan ini sangat vital.karena berhubungan langsung dengan proses pembakaran(panas) juga sebagai penahan pemampatan dari gas bahan bakar yang dikompresikan oleh piston.

(SEPERTI GAMBAR 1.7 HALAMAN 23)
8.       Lubang busi
Berfungsi sebagai dudukan busi.
(SEPERTI GAMBAR 1.7 HALAMAN 23)
9.       Saluran inlet port
Berfungsi sebagai saluran penyalur bahan bakar dari karburator ,manifold dan keruang bakar.yang proses penyalurannya diatur oleh mekanisme poros cam dan katup masuk.
10.   Saluran out let port.
Berfungsi sebagai penyalur sisa gas pembakaran menuju knalpot.
Rocker arm/timelar/manukan. Berfungsi sebagai pembuka dan penutup  katup isap dan buang.
11.   Rocker arm/timelar/manukan dan pen rocker arm
Berfungsi sebagai pembuka dan penutup katup in dan ex yang digerakkan oleh poros cam.
3.       Katup (VALVE).
Katup digerakkan oleh mekanisme katup,yang terdiri atas:
a.       Poros cam (chamshaft/noken as)
b.       Batang penekan (rocker arm)
c.        Pegas katup
d.       Rol baut penyetel
Katup hanya terdapat pada motor empat langkah/4 tak.pada motor dua langkah model katupnya berbeda(biasa disebut reed valve/katup bulu/katup harmonika/membran)fungsi katup pada motor dua langkah hanya sebagai jalur hisap saja.untuk sistem pembuangannya melalui exhaus port pada blok silinder.
Pada motor empat langkah proses membuka dan menutupnya katup digerakkan oleh mekanisme poros engkolyang diterusakan kegigi poros cam melalui rantai kamrat dan menggerakkan batang penekan yang kemudian membuka dan menutup katup secara bergantian.dimana poros bubungan terdapat dua tonjolan (lobe) masing masing lobe berbeda bentuk dan tempat tonjolannya.tetapi masi dalam satu poros.Masing masing lobe bertugas mengatur kapan katup in mualai membuka dan menutup.dan kapan katup ex mulai membuka dan menutup.serta kapan waktunya kedua katup sama sama menutup dan sama sama membuka yang berhubungan langsung dengan posisi piston atau biasa disebut “VALVE TIMING”.(DIBAHAS TERPISAH).
Untuk membedakan katup in dan katup ex(buang) dapat dilihat dari payung katup.untuk katup in bentuk payung lebih besar,sedangkan untuk katup ex ukuran payung lebih kecil.
·         Inovasi Penempatan Katup
                Inovasi penempatan katup bertujuan untuk mengantisipasi dan menunjang kinerja mesin.ada empat macam inovasi penempatan katup.
a.       Katup samping (side valve)
Pada tipe ini ,cam dipasang pada poros engkol dan mendorong keatas dan menggerakkan valve.katup terpasang disamping piston sehingga ruang bakar lebih besar.hal ini untuk menghasilkan kompresi lebih besar dan mengurangi tenaga mesin.tipe ini cocok untuk mesin dengan putaran rendah.biasanya dipakai di mesin mesin industri.
b.       OHV (Over head valve assembly)
Pada model ini posisi kelep  berada diantara piston dan digerakkan oleh rocker arm.ruang kompresinya lebih kecil sehingga perbandingan kompresinya lebih tinggi dan tenaga mesin lebih besar.biasanya digunakan pada mesin mesin rumah tangga.(genzet,dll)
Gambar 1.12 Inovasi penempatan katup tipe OHV.
c.        SOHC (Single Over Head Camshaft)
Pada tipe ini batang penekan tidak ada.posisi cam berada ditengah (di dalam silinder head bersama rocker arm,dan mekanisme katup.poros cam sendiri di gerakkan oleh rantai penggerak yang berhubungan langsung dengan poros engkol.ketika poros engkol berputar secara bersamaan poros cam menekan rocker arm dan menggerakkan katup masuk dan katup buang.disebut SOHC karena hanya menggunakan satu cam di dalam silinder head.dan type ini digunakan pada jenis sepeda motor.
Gambar 1.13 Inovasi SOHC pada sepeda motor.

d.       DOHC (Double Over Head Chamshaft)
DOHC adalah sistem poros cam ganda di kepala silinder.otomatis inovasi ini menggunakan empat buah katup pada sepeda motor dengan silinder tunggal.pada tipe ini ada yang menggunakan rocker arm ada juga yang tidak(rocker arm diganti dengan tappet yang didukung dengan SIM).pada inovasi ini perawatannya lebih rumit dan butuh biaya lebih dari pada dengan inovasi SOHC.biasanya digunakan pada mesin mesin sport dengan kecepatan tinggi.
·         OTO INFO
Dibawah ini ada informasi tentang Sistem Kerja Klep Satria FU150 yang bisa anda jadikan sebagai pedoman referensi anda dan teman-teman otomani semua saja.langsung saja kita lihat dibawah ini.bagi yang penasaran dengan mekanisme kerja dari Suzuki Satria Fu 150 berikut ini ada seidikit informasi yang penulis berikan untuk anda. Mekanisme kerja dari klep suzuki satria fu 150 itu tidak menggunakan rocker arm atau pelatuk  rocker arm. namun memakai tappet yang di dukung dengan SIM ( pelat bundar seperti pil) fungsi dari SIM ini adalah untuk mengantur keregangan klep suzuki satria fu 150. Jika top timing sentrik tidak pas atau sedikit meleset maka biasanya muncul impact di kepala piston sebab lambat dan minimnya asupan gas bahan bakar.
Gambar 1.14 Mengukur kerrenggangan shim pada mesin DOHC Satria FU 150 CC.
Untuk mengatasi hal itu maka harus atur ulang top kompresinya. pertama kali, anda harus menentukan garis tanda 'T' di lubang bak mesin. Lalu arahkan tanda panah no satu pada gir keteng kem out sejajar bibir tutup klep, diikuti seting tanda panah nomer 2 di gir yang sama ke arah tegak ke atas. Setelah tanda panah nomer 1 dan nomor 2 posisinya tepat, arahkan tanda panah nomor 3 di gir keteng kem in juga tegak ke atas. Cuma biar gerak kem out dan in seirama, pastikan tanda panah nomer 1 dan nomer 3 memiliki jarak 16 mata rantai keteng.
Kalau sudah pas, tinggal ukur celah klep pakai filler gauge. tapi karena mekanisme klep tidak memakai rocker arm, yang diatur ketebalan sim. Untuk menentukan batas penggantian ketebalan sim,mekanik harus punya tabel.Untuk tahu celah tappet, tebal sim awal dan ukuran sim yang harus diganti.Ada 21 ukuran shim dari 1,20 sampai 2,20 mm dengan interval 0,05.



·         Kerenggangan Katup
                Tekanan kompresi berpengaruh pada tenaga mesin,semakin besar tekanan kompresi semakin bagus tenaga mesin.faktor tekanan kompresi pada ruang bakar juga dipengaruhi oleh kerenggangan celah katup.celah katup terlalu rapat berarti katup cepat membuka dan lebih lama menutup.akibatnya bensin lebih boros,dan dapat menurunkan tekanan kompresi karena posisi katup yang harusnya menutup rapat pada saat langkah kompresi,katup belum menutup dengan rapat.selain itu mesin tidak dapat stasioner,susah dihidupkan.
                Apabila celah katup terlalu renggang berarti katup terlambat untuk menutup atau membuka.akibat dari terlambat membuka,pasokan bahan bakar jadi berkurang,tekanan kompresi jadi rendah,tenaga motor cepat drop,setelah mesin hidup suara kasar dan berisik,mesin cepat panas dan memperpendek umur komponen mesin,gasket dan seal oli cepat bocor akibat terjadi overheating..pada saat kondisi extrim mesin akan tersendat dan mati.
Gambar 1.15 Celah katup

·         Pemeriksaan,Penyetelan dan Perawatan Katup.
a.Penyetelan celah katup sepeda motor satu silinder.
1. Persiapkan alat-alat antara lain;
Obeng (-) besar,Kunci T 17 (untuk motor Supra X 125/Kharisma),Kunci T 14 (untuk motor Supra Fit, Tiger),Ring 8-9 (untuk motor tipe bebek),Ring 10-11 (untuk motor tipe Sport),Ring 17 (untuk motor tipe Sport),Ring 24 (untuk motor tipe bebek),Fuller gauge 1 set,Valve Adjusting wrech (kunci klep)
2. Buka kedua tutup klep (In dan Ex) dengan menggunakan kunci Ring 17/8(tipe bebek)
atau Kunci Ring 24 (tipe Sport).
3. Posisikan agar kondisi valve bebas atau posisi piston pada Titik Mati
Atas (TMA), dengan cara buka tutup magnet pada blok mesin kiri dengan menggunakan
Obeng (-) besar (ada 2 buah ), pergunakan kunci Ring 14/17 untuk memutar poros
engkol berlawanan dengan jarum jam.
4. Sambil memutar poros engkol, perhatikan pada saat valve In bergerak, lihat pada
lubang kecil di blok magnet, posisikan tanda T pada garis lurus di lubang kecil
blok magnet.
Gambar 1.16 Tanda top pada bag magnit.
5.kemudian pegang dan gerak-gerakkan kedua klep untuk memastikan keduanya sudah dalam posisi bebas.
6. Jika langkah diatas sudah benar, maka lakukan penyetelan valve dengan ukuran
untuk tiap-tiap motor sbb:Tipe Sport (Tiger,Mega Pro,GL Pro,Phantom) ukuran = 0,10mm (±0,01mm).Tipe Bebek (Supra Fit, Grand, Legenda, Supra X, Win, GL 100) ukuran celah klep =0,05mm (±0,01mm).Tipe Bebek (Supra X 125, Kharisma, Kirana) ukuran celah klep = 0,03mm (±0,01mm)Tipe Matik (Vario) ukuran celah klep ( Klep In : 0,15mm (±0,01mm) Klep Ex :0,26mm (±0,01mm).
7.Cara penyetelannya adalah, kendorkan mur pengikat tappet adjuster (baut stelan
klep) dengan menggunakan Ring 8-9 / 10-11.
                                        
                                                  Gambar 1.17 Penyetelan katup
8. Lalu letakkan Fuller gauge sesuai ukuran celah klep kedalam ujung batang klep,
    putar tappet adjuster(baut stelan klep) sampai terasa apabila fuller gauge di
    tarik terasa seret dan apabila didorong tidak bisa.
                                       
                                              Gambar 1.18 Pengukuran celah katup
9. Kemudian keraskan lagi mur stelan klep dan cek ulang hasil stelan klep tadi,
    sampai hasilnya tepat, (bila fuller gauge terasa ditarik seret dan di dorong tidak bisa)
b.Penyetelan Celah Katup Sepeda Motor Dua Silinder.
1.       Posisikan piston silinder pertama pada top kompresi  dan kedua katup silinder pertama tertutup.
2.       Stel kedua katup silinder pertama seperti cara menyetel katup pada sepeda motor satu silinder.kemudian untuk penyetelan katup silinder ke dua putar poros engkol satu kali putaran penuh dari kedudukannya.

PERHATIAN!!!
                Jika baut penyetel diputar kearah kanan(searah putaran jarum jam) celah katup semakin sempit(katup rapat).mur pada baut stelan katup Cuma sebagai pengunci.kendorkan dulu mur pengunci sebelum memutar baut stelan katup.kalau kerenggangan katup sudah tepat,tahan baut stelan katup kemudian kencangkan mur stelan katup sesuai ukuran.
                Untuk memudahkan penyetelan lepas bagean bagean yang mengganggu seperti tangki.untuk jenis speda motor tipe sport (gl – seriaes,tiger,thunder dmll)





4.Chamshaft (Noken AS)
                Noken as dan poros engkol scara langsung dihubungkan oleh mekanisme gear dan rantai camrat.hubungan keduanya sangat penting karena ketika poros engkol bergerak untuk mengerakkan piston secara bersamaan poros cam bergerak untuk membuka dan menutup kedua katup secara tepat.
                Noken as mempunyai dua LOBE.lobe satu/lobr in(berpenampang lebar)bertugas untuk membuka dan menutup katup in.dan lobe ke dua bertugas membuka dan menutup katup buang/ex.pada noken as motor jenis cub dilengkapi sebuah piranti yang disebut ADS (AUTOMATIC DECOMPRETION SYSTEM)yaitu suatu alat yang berfungsi untuk membocorkan kompresi ketika motor mau dihidupkan supaya proses penstateran motor melalui kick stater terasa ringan.setelah motor hidup ads tidak berfungsi.

                  

Gambar 1.19 Noken as dengan decompression.
5.Rantai chamrat dan Peregangannya.
                Rantai kamrat berfungsi sebagai penerus putaran dari poros engkol untuk membuka dan menutup katup yang sesuai dengan proses pada ruang bakar.proses tersebut terjadi oleh langkah piston,langkah piston ditentukan oleh poros engkol.sebaliknya poros engkol dipengaruhi oleh terjadinya pembakaran dalam ruang bakar.sedangkan pembakaran memerlukan pemasukan gas baru dan pembuangan sisa gas pembakaran tersebut.dimana prosespemasukan dan pembuangan bahan bakar diatur oleh mekanisme katup.dengan demikian ada hubungan timbal balik antara poros engkol,piston dan mekanisme katup.
                Stelan rantai camrat berfungsi menjaga kesetabilan dari kekencangan ranati kamrat pada saat bekerja.jika kekencangan rantai kamrat berubah ubah dapat berpengaruh pada valve timing,putaran mesin dan suara mesin terasa kasar dan berisik.

                Ada 3 type penyetelan rantai
1.       Tipe penyetelan manual.
Tipe ini memrlukan penyetelan secara berkala,cara penyetelannya dengan menekan/menarik batang penekan(pada motor jenis GL 100 dkk)
2.       Tipe penyetelan semi otomatis.
Tipe ini secara otomatis batang penekan akan mendorong chain gaude(karet tensioner) karena ada per penekan di dalamnya.selanjutnya batang penekan yang berbentuk rachet/batang bergigi bergerak searah/maju terus mendorong karet rantai dan tidak dapat kembali kendor.
6.Rocker Arm (Timelar/manukan).

Gambar 1.21 Mekanisme katup NF – 100
Keterangan gambar :
1.       Pen rocker arm                                     8.   Pegas katup luar
2.       Mur penyetel                                         9.   Dudukan  pegas katup luar
3.       Baut penyetel                                      10.   Seal oli/seal katup
4.       Lengan penyetel katup                        11.   Katup isap
5.       Kancingan pegas                                12.    Katup buang
6.       Rumah kancingan                               13.    Plat ADS
7.       Pegas katup dalam                             14.    Noken as/poros cam
Timlar/rocker arm/noken as/poros cam berfungsi meneruskan atau merubah tenaga putar dari poros cam menjadi tenaga tekan untuk membuka katup.timlar pada mesin SOHC berjumlah dua biji.INGAT!!! Pada poros cam terdapat code/nomer.nomer besar menunjukkan/berhubungan dengan katup in(waktu pemasangan)begitu sebaliknya.bisa juga bisa dilihat pada penampang poros cam,bila penampang poros cam lebar harus dihubungkan dengan katup hisap/katup masuk/inlet valve.begitu sebaliknya.
7.Gear noken as
                Berfungsi sebagai penerus tenaga putar lewat mekanisme rantai kamrat dari poros engkol ke poros cam.pada gear noken as terdapat tanda “0” atau “I”.tanda tersebut bertujuan untuk menepatkan posisi piston dan katup pada top kompresi,agar mempermudah pembongkaran dan pemasangan,selain itu agar tidak terjadi benturan antara daun katup dengan atap piston.cara pemasangannya harus lurus dengan coakan atau tanda pada silinder head.pada gear noken as tanda menunjukkan posisi kedua katup sama sama tertutup.tanda pada silinder head berarti,ketika tanda pada gear noken as lurus dengan tanda pada silinder kop,berarti posisi piston pada titik mati atas (TMA/TDC).kesalahan pemasangan pada tanda ini dapat berakibat fatal,kasus yang sering terjadi piston dan katup akan saling hantam dan menyebabkan piston berlubang dan katup bengkok.selain tanda tersebut,juga tanda pada magnit/rotor.ketika bongkar pasang tanda pada rotor harus terlihat tanda”              T”.sedangkan pada silinder head lurus dengan tanda pada gear noken as.perhatikan gambar di bawah ini.

           
Gambar 1.22 Tanda pada gear sentrik,magnit dan silinder head.

                Pada gambar sebelah kiri tanda T(TOP) terletak pada bak mesin sebelah kiri.gambar tengah menunjukkan tanda pada gear noken as dan pada silinder head(silinder kop).dan gambar sebelah kanan menunjukkan tanda yang ada pada magnit/rotor.

A.MELEPAS KEPALA SILINDER,POROS CAM,DAN MEKANISME KATUP BESERTA KOMPONEN KOMPONENNYA.

Gambar 1.23 kepala silinder dan komponen komponennya.
1.       Tentukan top kompresi dengan memutar rotor berlawanan dengan arah jarum jam.sampai terlihat tanda “T” atau “I” pada magnit.seperti ga,bar di bawah ini                                                                                                

Gambar 1.24 Memutar rotor dan menentukan tanda “T” pada bag magnit.

2.       Buka tutup gear noken as,sebelum membuka/melepas baut gear perhatikan tanda”T” atau “ 0”.pada gear dan tanda pada silinder head.tanda keduanya harus lurus.seperti gambar dibawah ini.
                                                                                               
Gambar 1.25 Tutup gear noken as suzuki.

                Untuk sepeda motor jenis honda model baut tutup noken as terletak di sebelah kanan silinder head(samping busi dengan ukuran kepala baut 10mm)
3.       Cek kondisi rocker arm sebelum membuka mur kepala silinder.kedua rocker arm harus bebas(bisa digerakkan).bila belum bebas putar sekali poros engkol.
Gambar 1.26 Pengecekan gerak bebas rockerarm.

4.       Buka baut knalpot dengan kunci shok atau ring 10/12mm.jangan lupa buka baut nalpot yang bagian depan setelah itu bagian belakang.


 
Gambar 1.27 Melepas baut knalpot depan dan belakang.

5.       Lepas manifold karburator pada silinder kop.
Ketika melakukan overhaul silinder head tidak perlu melepas baut pengikat karbu.langsung aja lepas baut manifold yang tertancap di head silinder.
Gambar 1.28 baut manifold pada yamaha mio.
6.       Buka mur pengikat silinder head.
Ketika membuka baut atau mur dengan penempatan yang banyak,cara membuka harus dengan menyilang.seperti gambar di bawah ini.
    
Gambar 1.29 Melepas baut pengikat pada silinder head.
7.       Ungkit silinder head dengan obeng min 20” diantara sela sela silinder head dan silinder blo
Gambar 1.30 Melepas silinder head.
8.       Lepas rocker arm dengan cara cabut pen rockerarm dengan menggunakan baut 12mm.
Gambar 1.31 melepas pin timlar.

9.       Ambil rockerarm dan poros cam.setelah itu lepas kancingan katup.

Gambar 1.32 Melepas poros cam dan kuku macan/kancingan katup.

                Setelah komponen kepala silinder terlepas semua perhatikan dan periksa:
a.       Periksa kondis batang katup dan payung katup(bengkok atauatirus)
 

Gambar 1.33 Memeriksa batang katup dan payung katup.

b.       Periksa seal katup,keras,sobek atau rusak.bila kondisinya seperti yang disebutkan,seal harus diganti.

Gambar 1.34 Seal katup

c.        Peroksa settengan katup,kondisinya dalam atau masi timbul keluar.

Gambar 1.35 settengan katup isap dan buang.

d.       Periksa Bosh katup,retak atau pecah atau longgar.

Gambar 1.36 Bosh katup

e.       Periksa rocker arm.baret,atau masik baik.
Gambar 1.37 Pengukuran dudukan diameter pen rocker arm.
f.         Periksa poros cam dari baret,bengkok,kelancaran gerak putar bearing .

Gambar 1.38 Poros cam.

g.       Periksa karet tensioner dari,pecah,retak,keras.bila retak dianjurkan segera diganti.


Gambar 1.39 Karet tensioner

·         Ototips..!!
Bila melakukan penggantian katup,jangan langsung dipasang harus disekir dulu kedua katup tersebut.contoh pensekiran katup pada silinder kop jenis NF 100.
Gambar 1.40 Pensekiran katup.
B.MENGANALISA KERUSAKAN PADA SILINDER HEAD BESERTA KOMPONEN KOMPONEN SILINDER HEAD DAN AKIBAT DARI KERUSAKAN KOMPONEN KOMPONEN TERSEBUT TERHADAP PERFORMANCE KENDARAAN.
GEJALA PADA MOTOR
LANGKAH KERJA
1.Keluar asap putih pada knalpot pada saat mesin baru dihidupkan,setelah panas asap hilang.

1.Bongkar silinder head ganti seal katup dan lakukan pensekiran.
2.Suara berisik pada silinder head.






2.Cek kerenggangan katup,stel sesuai standar.setelah distel hidupkan mesin.bila suara kasar tidak hilang perlu melakukan pembongkaran.periksa timlar,noken as,katup,bos katup,pen timlar dan settengan katup.
3.Motor sulit untuk putaran idle
·         Setelah karburator dicek dan distel standar/kondisi karbu baik.
4.Suara motor tersendat dan mau mati
·         Setelah diperiksa smua kondisi pengapian,sistem bahan bakar dalam kondisi bagus.
3.Stelan katup terlalu rapat,terjadi kebocoran kompresi(stel dan lakukan pensekiran kelep).

4.Periksa sistem ADS.Biasanya terjadi salah pemasangan dan pelatuk pada plat ads tidak tepat mengenai nok pada poros cam.

2.SILINDER BLOK (BLOK SILINDER)
                Silinder liner dan silinder blok merupakan dua bagian yang melekat satu sama lain.sarat utama untuk blok silinder adalah:tahan terhadap suhu yang tinggi,dapat menghantarkan panas dengan baik dan tahan terhadap gesekan.
Gambar 1.41 Silinder blok NF 100/GN – 5
                Silinder liner merupakan tempat bergeraknya piston untuk proses kerja di mesin.kerusakan pada silinder liner bisa terjadi tidak merata sehingga dapat merubah bentuk silinder liner menjadi oval dan tirus.alat ukur silinder liner disebut “DIAL INDIKATOR”             .
                Pengertian keovalan pada silinder liner adalah kelonjongan dari diameter dalam silinder liner bagian atas,tengah dan bawah.Ketirusan adlah kemiringan dinding silinder liner pada diameter atas dengan diameter tengah dan bawah.bila besar keovalan dan ketirusan melebihi batas yang diijinkan lubang silinder harus di over size.adapun tahapan over size adalah dari STD ke 0,25MM,DARI 0,25 KE 50mm,dari 0,50 ke 75 mm,dari 0,75 ke 100.setelah over size mencapai 100.liner harus diganti dengan yang baru biasa disebut (Boring silinder).untuk mengetahui piston telah di over size atau belum cukup dilihat pada atap piston.biyasanya tertera ukura oversize.
Gambar 1.42 Pengukuran keovalan dan ketirusan silinder liner
                Persaratan liner yang baik adalah lubangnya bulat licin dari bawah sampai atas,diding tidak ada goresan dari piston maupun ring piston.tidak longgar maupun rapat,tidak retak maupun pecah.
Gambar 1.43 Blok silinder dan kelengkapannya
Perbedaan kontruksi kepala silinder dan blok silinder dari mesin dua langkah dan empat langkah.
·         Lubang silinder adalah ruang tempat piston bergerak
·         Lubang pengisian adalah saluran masuk bahan bakar dari karburator menuju poros engkol
·         Lubang bilas(transfer port)tempat saluran masuk bahan bakar dari ruang engkol keruang bakar(diatas piston).
·         Lubang pembuangan (exhaust port) saluran untuk membuang gas sisa pembakaran.
1.Piston
                Piston terdiri dari piston,ring piston dan pen piston.kancingan pin piston.piston terbuat dari campuran alumunium dan harus memenuhi sarat sarat:
1.       Tahan terhadap temperatur tinggi
2.       Sanggup menahan tekanan yang bekerja padanya
3.       Mudah menghantarkan panas pada bagaian sekitarnya.
4.       Ringan dan cepat.


Gambar 1.44 Pemasangan ringpiston empat langkah.
 
Gambar 1.45 Pemasangan ring piston motor 2 langkah RX – King (Sebelah kanan)

                Untuk piston motor 4langkah terdapat 3 buah ring piston dan 3buah alur/rumah ring piston pada piston.sepeti gambar.1.44 hal 39.sedangkan untuk piston sepeda motor 2langkah terdapat 2bauh ring piston seperti gambar 1.45 sebelah kanan.
                Ring piston pada motor 4langkah terdiri dari beberapa susunan,yaitu:
1.       Ring kompresi,berfungsi sebagai perapat/merapatkan piston dengan dinding silinder liner agar tidak terjadi kebicoran kompresi.
2.       Ring pendingin,ring ini berada di alur nomer 2 pada piston.ciri khas dari ring ini berwarna agak gelap dari pada ring yang nomer satu.disamping sebagai ring kompresi ring ini juga berfungsi sebagai penyerap panaspada dinding liner/blok silinder.dikalangan bengkel disebut juga ring pendingin.
3.       Ring oli,dipasang setelah ring pendingin/paling bawah pada alur piston berfungsi membawa/menyerap oli pelumas untuk melumasi silinder liner.ring ini terdiri dari 3lapis masing masing:
a.       Cincin minyak pelumas
b.       Separator (alur cacing)
c.        Cincin minyak pelumas (seperti gambar 1.44 sebelah kanan).

Untuk piston motor dua langkah berbeda dengan piston motor 4langkah.pada piston motor dua langkah hanya ada dua alur.untuk ring/cincin piston oli pelumas tidak ada,karena pada motor dua langkah sudah menggunakan pelumasan ganda.oli mesin hanya melumasi gear box transmisi dan mekanisme kopling.untuk piston dan mekanisme engkol diberi pelumasan kusus.biyasa kita sebut oli samping.
Untuk pemasangan ring piston harus dilakukan dengan hatihati dan teliti karena pada ring piston terdapat tanda.dan bentuk antara ring satu dengan ring ke dua tidak sama .pemasangan terbalik dapat berakibat fatal dan menyebabkan kerusakan pada ring,piston dan silinder liner.juga berpengaruh pada tenaga mesin.
Sedangkan untuk motor dua langkah pemasangan ring harus tepat antara celah ring dengan spy pada alur piston (seperti gambar 1.45 sebelah kiri) bila belum tepat jangan dimasukkan ke liner,bila dipaksa bisa patah ring piston dan dinding liner.untuk mempermudah pemasangan ring piston harus melintang antara celah ring satu dengan yang lainnya.tidak boleh celah ring satu arah.biayasanya jarak antara celah satu dengan celah yang lain berjarak 120 derajat untuk piston yang menggunakan 3ring.sedangkan pemasangan ring piston dua langkah jarak celah 180 derajat.
Sedangkan fungsi piston dan ring piston secara bersama sama adalah:
1.       Menghisap dan mengkompresikan muatan segar di dalam silinder.
2.       Mengubah tenaga gas (selama ekspansi) menjadi tenaga mekanis.
3.       Menyekat hubungan gas diatas dan dibawah piston.
4.       Menjadi asal mula tenaga pada motor bakar torak.
Saat pemasangan piston kita akan menghubungkan  pin piston dan stang seker.batang piston ini berfungsi menghubungkan piston dan poros engkol.disamping itu merubah gerak bolak balik dari piston menjadi gerak putar pada poros engkol.unuk jenis piston motor dua langkah pada batang piston(tempat pin piston) dilengkapi dengan bantalan pelutu/roches/klaher bambu.yang perlu diperhayikan ketika melepas pin piston motor dua langkah.jangan sampai salah ketuk.bila salah klaher bambu dapat pecah.dan pecahan klaher dapat masuk didalam ruang engkol yang dapat menyebabkan engkol macet karena terkena serpihan klaher bambu tersebut.bentuk klaher bamby dapat dilihat seperti gambar di bawah ini.
Gambar 1.46 Klaher bambu/roches pada motor 2langkah.

                Untuk pemasangan ring piston pada silinder liner harus sesuai dengan ukuran piston,contoh:piston over size 25,ring pistonnya harus over size 25.begitu seterusnya.
                Tahapan perawatan piston
1.       Lepas piston dan rendam di cairan pembersih.
2.       Bersuhkan kotoran/arang pada atap piston.
3.       Amati ring piston apakah terjadi keausan
4.       Amati dididing silinder liner dan piston baret atau retak.
5.       Periksa juga kondisi pin piston.untuk memeriksa pin piston bisa langsung diraba dengan tangan.bila terasa ada keausan pin harus diganti.celah bebas pin sangat kecil antara 0.005 – 0,0127mm.

3.BAK ENGKOL MESIN (Crank case) 
                Bak engkol berfungsi sebagai rumah dari komponen komponen yang ada di dalamnya.seperti gear box transmisi,mekanisme kopling,poros engkol dan sistem sumber listrik pada sepeda motor.bak engkol sendiri dibagi menjadi 3bagian,yauit:
1.       Bak magnit.
Bak magnit berada di sebelah kiri,di dalam bak magnit terdapat komponen:
a.       Generator dan alternator sebagai pembangkit listrik
b.       Pulser cdi untuk pemberi sinyal pada unit cdi
c.        Poros engkol kiri sebagai dudukan rotor.
d.       Peloran magnit dan gigi penghubung dari dinamo stater keporos engkol.
   
Gambar 1.47.Bag mgnet dan komponen didalamnya.
2.       Bag kopling.
Bag kopling terletak disebalah kanan,di dalamnya terdapat komponen komponen pemindah dan pemutus tenaga dari poros engkol ke gear transmisi.selain terdapat mekanisme kopling,di dalam bak  kopling juga terdapat gear pompa oli,rotor dan filter pompa oli,as stater,komponen stater kaki,mekanisme kopling sentrifugal dan gear bintang.kebanyakan sepeda motor menggunakan sistem kopling basah dengan beberapa plat banyak,dari segi pemakaian lebih tahan lama dibanding dengan kopling kering.di dalam bak kopling dapat dilihat seperti gambar di bawah ini komponen komponennya.

Gambar 1.48 Mekanisme kopling manual dan sentrifugal




3.       Bag engkol
Bag engkol terletak antara bag magnet dan bag kopling,bag engkol langsung ditautkan pada rangka sepeda motor di dalmnya terdapat komponen komponen:
1.       Kruk as (poros engkol)

2.       Dua buah bearing/klaher/bantalan peluru untuk kruk as.
3.       Satu buah bearing untuk as kopling(mainshaft)
4.       Satu buah bearing untuk as gear depan.
5.       Mekanisme garpu pemindah gigi transmisi dan gear transmisi.
            

3.1    POROS ENGKOL (CRANKSHAFT)
Berfungsi merubah putaran gerak piston menjadi gerak putar dan meneruskan gaya kopel yang dihasilkan motor ke pemindah tenaga(mekanisme kopling) sampai ke roda.beban yang bekerja pada poros engkol adalah:Beban puntir (torsi),beban lengkung,beban sentrifugal.
Jenis jenis poros engkol pada mesin sepeda motor
1.jenis built up digunakan pada sepeda motor jenis kecil yang mempunyai satu/dua silinder.
2.jenis “one pice”digunakan pada motor jenis besar dengan silinder banyak.

                Untuk motor satu silinder pada poros engkolnya ditempatkan bobot penyeimbang sewaktu piston bekerja.yang bertujuan untuksupaya putaran lebih lebih rata dan getaran getaran engkol menjadi hilang.





























A.TUGAS KELOMPOK

                Buatlah kelompok masing masing 3 orang.carilah permasalhan yang terjadi pada:
1.       Sistem bahan bakar.
2.       Silinder head(termasuk mekanisme katup)
3.       Blok silinder(termasuk ring dan piston.
Permasalhan dapat bersumber dari bengkel bengkel umum atau motor pribadi atau pengalaman orang lain.bikin tabel permasalahn dan cara memperbaiki/langkah kerjanya.

B.BERILAH TANDA SILANG PADA JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1          Alat yang berfungsi untuk mengontrol jumlah campuran yang
             masuk kedalam silinder guna mengontrol tenaga dan kecepatan
             sepeda motor adalah . . . .
             a. Filter udara
             b. Tangki bahan bakar
             c. Konduktor
             d. Karburator
2          Agar dapat bekerja sesuai dengan kondisi kerja mesin, maka
             karburator dibagi menjadi beberapa sistem, dan sistem tersebut 
             antara lain, kecuali ………..
             a. Sistem cuk
             b. Sistem Pengisian
             c. Sistem Kecepatan rendah
             d. Sistem kecepatan tinggi
3          komponen yang berfungsi untuk mengontrol aliran bahan bakar untuk
             putaran menengah dan tinggi adalah . . . .
             a. Main Jet
             b. Slow Jet
             c. Piston Valve Screw
             d. Pompa akselerasi
4          komponen yang berfungsi untuk mengontrol aliran bahan bakar
             untuk putaran rendah adalah . . . .
             a. Main Jet
             b. pilot Jet
             c. Piston Valve Screw
             d. Pompa akselerasi
5          Dalam penyetelan campuran bahan bakar pada karburator,
             jika pilot screw diputar ke kanan maka . . . .
             a. Campuran bahan bakar menjadi kurus
             b. Jumlah campuran menjadi sedang
             c. Jumlah campuran menjadi kaya
             d. Jumlah campuran tetap saja
6          berapakah perbandingan campuran udara dan bahan bakar yang
             di angap normal (standar)
             a. 1:15
             b. 1:16
             c. 1:17
             d. 1:18
7          di bawah ini merupakan jenis atau bahan yang di pakai untuk filter
             udara adalah…………
             a. elemen busa urethane yang di basahi oli
             b. elemen kertas
             c. elemen plastik
             d. jawaban a,dan b benar
8          alat atau komponen untuk mengatur jumlah bahan bakar yang di
             hisap melalui sepuyer besar dalah………...
             a. jet nedle (jarum skep)
             b. float valve (jarum pelampung)
             c. throtte screw (baut penyetel)
             d. piston valve
9          ruang terkecil pada karburator yang mengubah kecepatan udara
             yang mengalir adalah
             a. venturi
             b. slow air blade
             c. air flow
             d. slow jet
10        prinsif kerja karburator berdasarkan adanya hukum alam adalah……..
             a. udara  yang mengalir pada ruangan kecil akan terjadi proses
                  kecepatannya bertambah dan tekannanya menurun
             b. kecepatan dan tekannya bertambah
             c. kecepatan dan tekannya berkurang
             d. tidak ada perubahan
11        Apabila katup hisap dan katup buang tertutup, dan piston bergerak
             dari TMA ke TMB maka langkah ini disebut . . . .
             a. Kompresi             c. Hisap
             b. Buang                   d. Expansion                       
12        Pada saat melakukan engine Tune up, dalam melakukan penyetelan
             celah katup yang diijinkan adalah pada saat mesin langkah . . . .
             a. Langkah isap
             b.  Langkah buang
             c.  Langkah usaha
             d.  Langkah kompresi
13        di bawah ini merupakan komponen mekanime silinder head kecuali…..
             a. rocker arm
             b. valve
             c. cam shaf
             d. conecting rod
14        Sistem pergerakan klep yang dipakai pada motor Honda
             Astrea Supra adalah:
             a. Sistem OHV
             b. Sistem SOHC
             c. Sistem DOHC
             d. Sistem klep samping (SV)
15        Apa yang dimaksud dengan over laping pada pergerakan klep
             a. Saat torak menerima gaya akibat pembakaran
             b. Saat klep buang terbuka pada akhir langkah isap
             c. Saat kedua klep terbuka bersama
             d. saat klep buang tertutup
16        komponen yang berfungsi menyelaraskan putaran poros engkol
             dengan poros cam adalah
             a. piston                                    d. steam seal       
             b. cam chain
             c. cam chain tensioner
17        Apa yang dimaksud dengan perbandingan kompresi:
             a.Perbandingan antara volume ruang di atas piston saat piston
                 di TMB dengan saat piston di TMA
             b. Perbandingan antara ruang terkecil dengan ruang terbesar
             c. Perbandingan antara volume silinder dengan volume ruang bakar
             d. Jawaban a, b dan c benar
18        berapakah ukuran celah kerenggangan klep untuk type sepeda motor
             honda supra……………..
             a. 0,01 mm               c. 0,05 mm           
             b. 0,03 mm               d. 0,10 mm
 19        di bawah ini merupakan nama lubang atau ronga-ronga dalam blok
             cylinder motor dua langkah kecuali
             a. rongga isap                         c. rongga buang
             b. rongga bilas                        d. sirip pendingin
20        komponen kepala silinder yang berfungsi untuk menjaga kerapatan
             antara batang klep dengan bosklep supaya tidak terjadi kebocoran oli
             pada ruang bakar adalah…………………..
             a. ring piston
             b. seal klep
             c. piston pin
             d. spring valve
21        dibawah ini yang termasuk komponen sistem pendinginan kecuali……
             a. Radiator
             b. Water Pump
             c. fuel pamp
             d. Termostat
22        jenis sistem pendinginan udara paksa di aplikasikan pada type
             sepeda motor………………..
             a. vespa
             b. jupiter
             c. shogun
             d. supra
23        ciri sistem pendinginan udara paksa adalah…………….
             a. memiliki kipas
             b. menggunakan air
             c. menggunakan hembusan udara alamiah
             d. memiliki radiator
24        untuk sistem pendinginan air kenapa harus menggunakan cairan
             collent system yang sudah di campuran aditive
             a. untuk mencegah korosi pada bagian mesin dan radiator
             b. supaya wangi
             c. memberikan kesan motor mewah
             d. supaya cepat menghantarkan panas
25        Adanya pelumas yang masuk pada sistem pendinginan,
             diakibatkan oleh
             a. Naiknya tekanan oli
             b. Permukaan selinder yang tidak rata
             c. Turunnya tekanan pelumasan
             d. Suhu pelumas tinggi
26        Untuk menaikkan titik didih cairan pendingin, pada sistem
             pendinginan mesin perlu dilengkapi dengan
             a. Pompa air (water pump)                                   c. Radiator core
             b. Thermostat                                                       d. Radiator cup
27        Bagian dari system pendingin mesin yang berfungsi mengatur
             sirkulasi air ke dalam mesin adalah…
             a. Kondernsor                      c. Radiator                                               
             b. Thermostat                          d. water pump
28        Alat untuk mengukur tekanan tutup radiator ...
             a. Termometer                                         c. Radiator Cap Tester
             b. Multimeter                                            d. Micrometer

29        sistem pendinginan udara alamiah adalah sistem pendinginan yang
             menggunakan aliran udara yang menghembus melewati mesin sewaktu
             sepeda motor berjalan, contoh pengaflikasian sistem ini di terapkan
             pada sepeda motor………………….
             a. supra x                                             c. satria fu
             b. ninja                                                 d. jupiter mx
30        sirip-sirip pada blok mesin berfungsi untuk………….
             a. penghantar panas dari mesin untuk sistem pendinginan
             b. sebagai saluran udara
             c. tambahan perangkat mesin
             d. untuk memperbesar permukaan mesin
31        pada saat memeriksa rantai mesin dengan cara mendengarkan suara
             mesin dapat di ketahui kondisi rantai mesin yang kendor akan
             terdengar suara………….
             a. berisik                                   c. halus
             b. mendesing                            d. nyaring
32        pengertian menyetel dan memeriksa renggang klep adalah……………
             a. mengukur celah ujung batang klep dengan ujung tappet klep
             b. mengukur celah rocker arm dengan cam shaf
             c. mengukur celah cam shaf dengan ujung batang klep
             d. mengukur celah rocker arm dengan ujung tappet klep
33        berikut ini cara mencari langkah kompresi yang benar adalah……..
             a. putar rotor magnit→lihat pergerakan rocker arm IN→sesuaikan
                  tanda penyesuaian pada rotor magnit dengan crank cash magnit
             b. lihat pergerakan rocker arm IN→ putar rotor magnit→topkan
             c. cukup melihat tanda T pada rotor magnit supaya sejajar dengan
                 tanda pada blok magnit
             d. dengan memutar rotor magnit dengan kunci T
34        bagaimana hasil pengukuran celah kerenggangan klep yang di anggap
             tepat dan benar
             a. saat feeler gauge di tarik terasa agak seret,tetapi tidak dapat di
                 dorong kembali
             b. dengan memasukan alat ukur di antara ujung tappet dengan ujung
                  batang klep
             c.  Terdapat goresan pada feeler gauge
             d. pada saat feeler gauge di tarik harus ringan
35        pada saat menyetel contac point (pelatina) berapakah celah
             kerenggangannya setandarnya
             a. 0,10                                b. 0,05                                c.0,25                             d.0,15                      
36        tingkatan panas busi dilambangkan dengan angka, bila angakanya
             kecil maka busi itu tergolong pada busi type……….
             a. dingin                                                   c.sedang
             b. panas                                                   d.panas dingin
 37        berapakah celah kerenggangan busi bebek sesuai standar
             ukuran pabrik
             a. 0,25                     b. 0,15           c. 0,30               d. 0,60 sampai
38        pada kemasan minyak pelumas terdapat kode atau hurup SAE yang menyatakan….
             a. kualitas b. kekentalan                                  c. Mutu                         d. harga
39        berapakah jarak main bebas handle kopling ,pada kopling manual…..
             a. 10mm sampai 20mm         c. 10mm sampai 15mm                                     
             b. 10mm sampai 30mm         d. 10mm sampai 25mm                                                                     
40        jenis kekentalan minyak pelumas single grade (kekentalan tunggal)
             yaitu SAE…………
             a. SAE 30                 c. SAE 20W50
             b. SAE 15                 d. SAE 15W40    
C.JAWABLAH PERTANYAAN DIBAWAH INI DENGAN SINGKAT DAN BENAR!

1.                Sebutkan komponen utama dari mesin sepeda motor!

2.       Sebutkan perbedaan kontruksi kepala silinder dan blok silinder  dari mesin dua  langkah danmesin empat langkah beserta gambar keduanya?

3.       Silinder mempunyai persyaratan tertentu dalam pemakaiannya,sebutkan persyaratansilinder yang baik untuk digunakan!

4.       Dari proses pemakaiannya silinder kadang mengalami keausan,sebutkan langkah-langkahuntuk mengukur keausan silinder dan sebutkan naman alat yang digunakan untuk mengukur keausan silinder!

5.       Ada istilah keovalan dan ketirusan, jelaskan maksudnya!

6.       Sebutkan fungsi piston pada mesin sepeda motor dua langkah,sepeda motor empat langkah, apa beda diantara keduanya!

7.       Berikan penjelasan mengenai langkah piston!

8.       Innovasi penempatan katup ada beberapa macam, jelaskan masing-masingnya !

9.       Apa akibat dari kerengangan katup yang tidak pas?

10.    Bagaimana bila rantai camshaft keregangannya tidak pas?Berikan jalan keluar untuk mengatasinya!

11.     Sebutkan bagian-bagian yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini!


           12. Berapa macam tipe dari poros engkol, terangkan perbedaan diantara keduanya!

            13. Dibawah ini gambar dari cara kerja mesin dua langkah, berikan keterangan bagian yang dinomeri,  dan jelaskan proses yang ditunjukkan oleh gambar!

14. Sebutkan keuntungan dan kerugian dari mesin dua langkah!
15. Berikan contoh produk sepeda  motor yang merupakan sepeda motor mesin dua langkah!
16. Sebutkan kerugian dankeuntungan mesin empat langkah!
17. Berikan contoh produk sepeda motor yang merupakan sepeda motor mesin empat langkah!
18. Apa beda diagram valve timing dan diagram port timing?
19. Jelaskan mengenai reed valve!
20. Data apa saja yang biasanya dicantumkan produsen sepeda motor dalam brosur tentang sepeda motor yang mereka j  ual,sehubungan dengan spesifikasi mesin dari produk tersebut!

D.JAWABLAH PERTANYAAN DIBAWAH INI DENGAN SINGKAT DAN TEPAT!

1.Jelaskan fungsi dari kepala cylinder
2.Jelaskan fungsi dari poros cam shaft
3.Perhatikan gambar di bawah ini, sebutkan nama komponen dibawah ini :

A= ............................................                     H = .................................................
B = .................................................               I = .................................................
C = .................................................               J = .................................................
D = .................................................               K = .................................................
E = .................................................                L = .................................................
F =..................................................               M=..................................................
G=..................................................                N=...................................................

4.Jelaskan cara melakukan pengetopan pada sepeda motor
5.Bagaimana urutan langkah membongkar kepala cylinder, urutkan sesuai langkah yang benar.
6.Tulikan langkah-langkah pemasangan kepala silinder sepeda motor dengan benar.
7.Jelaskan perbedaan komponen kepala cylinder 4 tax dengan 2 tax
8.Nama komponen dibawah adalah ....................., jelaskan fungsinya!

9.Jelaskan apa yang dimaksud dengan knocking pada sepeda motor!
10.Jelaskan apa yang dimaksud dengan overheating pada sepeda motor!
 
E.NILAI KARAKTER,JAWABLAH MENURUT PENDAPAT MU SENDIRI!

1.       Apa yang kamu lakukan bila melihat sepeda motor orang macet di jalan?sedangkan kamu sendiri ada keperluan yang buru buru dan harus tepat waktu!
.........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
2.       Ketika kamu sedang bekerja mengoverhaul kepala silinder,secara bersamaan ada pelamggan yang sudah sangat akrab sekali.dia minta didahulukan dan berani bayar lebih.apa yang harus kamu katakan dan kamu lakukan,sedangkan pekerjaan kamu belum selesai dan banyak yang antri!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3.       Bila kamu mempunyai cita cita menjadi pengusaha dibidang otomotif,langkah langkah apa saja yang akan kamu lakukan supaya usaha kamu dapat berkembang dan maju dengan cepat dan pesat!
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
4.       Bila kamu menjadi seorang pimpinan suatu perusahaan otomotif besar,langkah apa saja yang kamu lakukan agar seluruh karyawan kamu tetap betah dan asik bekerja sama kamu?
..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


























NAMA                          :

KELAS                         :

PROGRAM KEAHLIAN :
NILAI
TANGGAL


PARAF
ORANG TUA
INSTRUKTUR


F.Kriteria Penilaian  
1.Aspek Penilaian Uji Kompetensi Teori (Kognitif)
NO
Aspek Penilaian

Skor (1 – 10)
Bobot
Nilai
Keterangan
1
Soal no.1 – 35 bagian I


3,5

Skor minimal 70
2
Soal no. 1 – 10 bagian II


6,5

Skor minimal 70

Jumlah


10

Skor minimal 70
2.Aspek Penilaian Uji Kompetensi Praktik (Afektif dan Psikomotorik)
No
Aspek Penilaian
Skor (1 – 10)
Bobot
Nilai
Keterangan
1
Sikap:
1.Kerapian
2.Persiapan alat
3.Sikap kerja
4.Disiplin kerja
5.Kepatuhan
6.Taat asa
7.Keselamatan kerja


0,2
0,3
0,5
0,5
0,5
0,5
0,5

Afektif skor minimal 70
2
Ketrampilan Praktik|:
1.Pengunaan alat
2.Urutankerja pembongkaran
3.Urutan langkah kerja pemasangan
4.Ketelitian kerja


1,0
1,5

1,5

1,0





Psikomotorik skorminimal 70
3
Hasil kerja


2,0



Jumlah


10

Nilai minimal 70
G.Rumus penilaian.
Nakhir     = 0,3 Nt+ 0,7 Np
Keterangan     :
Nakhir                        : Nilai akhir
Nt                              : Nilai teori
Np                      : Nilai praktik
AHM(PT ASTRA HONDA MOTOR).Pengetahuan Produk.Jakarta : Astra Honda Training centre.
DAFTAR PUSTAKA
 
Teknik sepeda motor jilid 1.Julius jama 2004

AHM Buku pedoman reparasi honda vario.Jakarta PT Astra Honda Motor.

Teknik Reparasi Dan Perawatan Sepeda Motor.Drs.Daryanto.

Belajar Teknik dan Perawatan Kendaraan Ringan Mesin 4 Langkah.Marsudi,M.T

Otomotif Group.dongkrak performa motor.2011.

Teknik Sepeda Motor jilid 3.

Diklat Astra Honda Motor.Tahun 2001,Jakarta.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar